Skip to content

Cara Memilih Rumah Untuk Investasi

Written by

Logan Green

Rumah merupakan salah satu aset yang nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun dan menjadi salah satu tempat untuk mengalokasikan uang yang menguntungkan. Tak heran banyak orang yang berencana untuk menjual rumahnya dalam waktu yang panjang. Bahkan bisnis sewa property juga menjadi bidikan oleh para investor.

Investasi properti

Investasi property  masih terus di percaya sebagai sektor paling strategis untuk para investor menjaga asetnya agar terus berkembang. Dengan persedian yang terbatas dan permintaan yang tinggi, harga jual akan terus melonjak dengan waktu yang relatif singkat.

Dengan rumah anda bisa mendapat keuntungan yaitu mendapatkan sewa dan mendapat sumber keuntungan. Namun agar mendapat manfaat  kedua nya secara optimal.

Investasi properti adalah strategi menanamkan modal atau dana serta kemampuan kita kedalam pengembangan properti. Investasi properti bisa di mulai dengan membeli tanah atau properti lainnya seperti rumah kemudian menyewakan atau menjualnya setelah beberapa tahun.

Ada beberapa hal yang harus anda pertimbangkan saat akan menentukan rumah yang akan di beli:

  1. Pikirkan atau pertimbangkan kondisi keuangan yang di miliki saat akan membeli rumah.

Tujuan utama untuk membeli rumah yang harus anda lakukan adalah untuk membuat keuangan lebih sehat dengan adanya aliran penghasilan dari rumah yang anda sewakan.

Jangan sampai cicilan rumah anda memberatkan kondisi keuangan anda saat ini. Karena setiap rumah yang akan kita beli akan menentukan berapa DP minimal yang harus kita bayarkan dan berapa cicilan yang harus di keluarkan setiap bulannya. Dari total penghasilan yang anda dapatkan setiap bulan,anda bisa ambil sekitar 30% untuk membayar jumlah cicilan yang ideal.

Keputusan keuangan yang di ambil saat ini akan sangat menentukan hasil keuangan yang anda dapatkan di masa depan.

  1. Tentukan jenis rumah dan lokasi rumah yang akan di beli.

Langkah penting selanjutnya adalah menentukan jenis dan lokasi rumah, karena lokasi yang buruk dan tidak strategis akan sulit menarik penyewa untuk menggunakannya. Dan juga nilainya bisa terhambat dari nilai-nilai harga properti.

Pertimbangkan faktot fasilitas yang ada di sekitar lokasi, fasilitas publik, sarana transportasi, dan lokasi yang strategis. Jika anda menargetkan para wisatawan sebagai penyewa rumah, maka anda harus pilih lokasi properti yang berdekatan dengan berbagai tempat wisata di sekitar. Atau jika anda menargetkan pekerja dari luar kota, Lokasi bisa di pilih berdekatan dengan pusat bisnis yang strategis.

  1. Menyiapkan DP rumah.

Untuk memebeli rumah ,di butuhkan uang muka atau Dp minimal 20% dari harga rumah. Jika anda ingin jumlah pinjaman atau cicilan semakin rendah setiap bulannya, maka anda harus mampu membayar uang muka rumah lebih besar dari minimal pembayaran.

Saat ini minimal uang muka yang harus di bayarkan untuk sebuah rumah sekitar 10-20% dari harga jual. Dari mana anda bisa mengumpulkan uang muka?

Jangan menyimpan uang di tabungan untuk menyiapkan DP pembelian rumah, karena waktu yang di perlukan untuk mengumpulkannya bisa lama dan memakan waktu.

Cobalah berinvestasi pada instrument investasi yang menawarkan imbal hasil kompetitif adalah solusi terbaik yang bisa di pilih. Misalnya,koin work bisa menjadi salah satu pilihan terbaik yang bisa di pilih karena kemampuannya menawarkan imbal hasil mulai dari 18% bunga efektif dalam setahun.

Idealnya, DP di kumpulkan dalam periode satu atau dua tahun. Jika lebih dari itu harga rumah akan semakin tinggi dan mungkin tidak lagi untuk di beli.  Anda juga bisa memanfaatkan THR dan bonus tahunan yang anda dapatkan untuk mengumpulkan DP, selain mengandalkan penghasilan bulanan.

  1. Melakukan penawaran harga.

Membeli properti untuk di sewakan, sebagai Investor anda harus melakukan negosiasi harga seperti halnya menjadi pembeli properti pertama kali. Lakukan penawaran harga yang rendah dan jangan mudah meninggikan penawaran.

Ada banyak cara untuk memahami pasar sebelum melakukan negoisasi.

Investor yang baik adalah mereka yang sudah melakukan persiapan sebelum negoisasi. Dengan demikian ketika negoisasi berlangsung , anda sudah menentukan batas harga penawaran. Namun sebaliknya jika penjual sulit menerima harga di bawah batas maksimal anda, sebaiknya negoisasi di hentikan supaya tidak membuang waktu.

Yang harus anda pahami adalah tidak ada negoisasi tanpa kompromi. Namun dalam berkompromi, usahakan agar terkendali tetap di tangan anda. Setiap hendak melakukan penawaran, anda harus menghitung potensi keuntungan, mulai perbandingan harga pasar.

  1. Siapkan diri untuk menyewakan rumah

Mulailah menentukan berapa biaya sewa rumah yang di patok untuk setiap bulannya. Berdasarkan fasilitas yang anda berikan kepada penyewa, lokasi properti, yang dimiliki anda bisa patok biaya sewa. Jangan sampai biaya sewa yang anda keluarkan tidak bisa atau tidak mampu menutup biaya yang anda keluarkan untuk sebuah properti tersebut.

Terapkan juga peraturan untuk penyewa rumah, Agar anda bisa meminta mereka mempertanggungjawabkan kesalahan yang di langgar.

  1. Siapkan asuransi untuk rumah yang di miliki.

Asuransi merupakan salah satu cara terbaik untuk mengalihkan resiko kepada pihak ketiga. Ada beberapa cara untuk mengelola resiko yang ada yaitu, menghindari resiko, mengalihkan resiko kepada orang lain, atau meminimalisir resiko.

Kebakaran, bencana alam  seperti gempa bumi, dan tanah longsor dan lainnya adalah beberapa resiko yang bisa terjadi. Dengan  adanya asuransi, tentu hal ini bisa membuat tenang dan aman saat memiliki properti. Sebab anda bisa mengklaim jika terjadi sesuatu pada properti anda dengan Asuransi.

  1. Pilih dengan menggunakan jasa agen properti.

Anda harus memasarkan unit rumah dengan menggunakan jasa agen properti, untuk kemudian di sewakan dalam jangka waktu bulanan atau tahunan.

Ada banyak keuntungan menggunakan agen properti, tentunya bila anda menemukan agen yang tepat yaitu, hemat banyak waktu dan energy, Anda tidak perlu melakukan negoisasi, tidak ada yang tahu kondisi pasar properti di wilayah anda selain agen properti yang berkualitas.

Investasi menjadi cara yang memudahkan anda untuk mendapatkan lebih banyak uang di masa depan di bandingkan menabung uang tersebut di bank. Maka dari itu mulai dari sekarang berinvestasi rumahlah karena nilai nya tidak pernah turun dan selalu meningkat bisa menguntungkan anda di masa depan tidak ada salahnya untuk menginvestasikan rumah karena menjamin kehidupan anda di masa tua.

Kita sebagai investor tentu saja menginginkan keuntungan dari investasi. Karena selain harga tanah selalu naik , maka harga bangunanpun akan otomatis ikut naik sesuai keadaan yang ada.itulah kelebihan investasi. Di samping itu desain dan perawatan yang apik akan semakin menjaga nilai dari investasi tersebut.

Jika niat anda adalah berinvestasi maka lupakan rumah bersubsidi, karena pada umumnya rumah bersubsidi hanya di bangun di kawasan yang tidak begitu special dan memiliki nilai kenaikan yang lambat. Hal itu wajar, karena focus utama nya adalah ketersediaan untuk di huni, bukan untuk investasi. Jadi yang terpenting bagi mereka adalah berdirinya rumah yang dapat di tinggali oleh penghuninya.

Previous article

Tips Memilih Klinik Kecantikan Terbaik Di Jakarta

Next article

Situs Belanja Grosir Susu Bayi Murah Online